Selama instalasi dan commissioning Raymond Mill , ada beberapa masalah utama yang harus diperhatikan untuk memastikan peralatan beroperasi secara efisien dan andal. Masalah -masalah ini dapat dibagi menjadi tahap instalasi, listrik, pelumasan, dan tahap commissioning. Berikut gambaran terperinci dari poin -poin penting:
Pemilihan dan persiapan situs
Tanah datar dan stabil: Situs pemasangan harus memiliki permukaan yang rata dan stabil untuk menghindari getaran yang dapat mempengaruhi pengoperasian pabrik.
Ruang yang cukup: Pastikan ada ruang yang cukup di sekitar peralatan untuk pemeliharaan dan akses mudah ke setiap komponen.
Pertimbangan Lingkungan: Situs instalasi harus berventilasi dengan baik untuk mencegah panas berlebih, dan seharusnya tidak ada sumber kelembaban atau debu yang berlebihan yang dapat mengganggu operasi.
Perakitan peralatan yang benar
Leveling The Equipment: Raymond Mill harus dipasang di level foundation untuk menghindari masalah operasional. Gunakan alat level untuk mengkonfirmasi penyelarasan horizontal peralatan.
Instalasi Komponen yang Tepat: Ikuti instruksi pabrik dengan hati -hati untuk merakit komponen seperti cincin gerinda, roller gerinda, pemisah, dan kipas. Perakitan yang salah dapat menyebabkan penggilingan yang tidak efisien, keausan yang berlebihan, atau getaran.
Baut pondasi: Semua baut fondasi harus diamankan dengan ketat untuk mencegah ketidakstabilan atau pergerakan pabrik selama operasi.
Kabel dan koneksi listrik
Kabel yang benar: Pastikan kabel dilakukan sesuai dengan diagram sirkuit yang disediakan oleh pabrikan. Pengkabelan yang salah dapat menyebabkan kegagalan listrik atau bahaya keselamatan.
Catu Daya: Periksa bahwa tegangan dan arus catu daya memenuhi persyaratan Raymond Mill. Perbedaan apa pun dapat mengakibatkan kerusakan pada motor atau operasi yang tidak efisien.
Panel Kontrol: Panel kontrol harus dipasang dengan benar dan mudah diakses. Pastikan semua sakelar, sekering, dan komponen listrik lainnya berfungsi dengan baik.
Sistem Pelumasan
Inspeksi Pelumas: Sebelum memulai pabrik, periksa sistem pelumasan untuk memastikannya bersih dan diisi dengan jenis pelumas yang benar untuk bantalan dan roda gigi.
Titik Pelumasan: Pastikan semua titik pelumasan yang diperlukan disediakan dengan oli yang tepat dan mudah diakses untuk pemeliharaan rutin.
Perubahan oli reguler: Selama operasi, perubahan oli biasa sangat penting untuk mencegah keausan prematur dan overheating dari bagian yang bergerak.
Periksa pengoperasian bagian mekanis yang lancar
Bantalan dan Periksa Gear: Periksa semua bantalan dan persneling untuk dipakai. Kencangkan komponen longgar untuk mencegahnya menjadi sumber kebisingan atau getaran.
Getaran dan kebisingan: Perhatikan kebisingan abnormal atau getaran berlebihan selama startup awal. Ini bisa menjadi indikasi ketidaksejajaran, ketidakseimbangan, atau bagian yang longgar.
Rol dan cincin pabrik: Pastikan rol pabrik dan cincin gerinda dipasang dengan benar, karena pemasangan yang tidak tepat dapat mempengaruhi efisiensi penggilingan dan kualitas produk.
Trial Run (Running Running)
Jalankan tanpa materi: Lakukan menjalankan kosong (tidak ada bahan yang dimasukkan ke dalam pabrik) untuk memeriksa masalah mekanis atau listrik. Monitor parameter seperti suhu, tekanan, dan getaran selama uji coba.
Kecepatan dan Tekanan Pemantauan: Periksa kecepatan rotasi rol penggilingan, tekanan di dalam pabrik, dan aliran udara melalui sistem. Anomali apa pun harus ditangani sebelum memulai produksi.
Pengamatan keausan: Amati apakah ada keausan yang tidak biasa pada komponen kritis selama menjalankan kosong.
Sistem makan dan pelepasan
Pemeriksaan Pakan: Pastikan sistem pengumpanan material berfungsi dengan benar. Bahan harus didistribusikan secara merata ke dalam pabrik, dan laju umpan harus dikontrol untuk menghindari kelebihan beban pabrik.
Debit dan aliran udara: Pastikan volume udara dalam sistem sesuai untuk material yang sedang diproses. Sistem pelepasan, termasuk pemisah udara dan pemisah siklon, harus bekerja dengan lancar untuk memastikan pemisahan dan pengumpulan partikel halus yang tepat.
Menyesuaikan pemisah dan aliran udara
Kalibrasi Pemisah: Pemisah memainkan peran penting dalam mengendalikan kehalusan bahan output. Selama commissioning, sesuaikan pengaturan kecepatan pemisah dan aliran udara untuk memastikan ukuran partikel yang diinginkan tercapai.
Pemantauan aliran udara: Sesuaikan aliran udara dan kecepatan angin untuk memastikan klasifikasi material yang efisien. Aliran udara yang tidak mencukupi dapat menyebabkan keausan yang berlebihan atau penyumbatan di pabrik.
Tes Muat dan Pemberian Makanan Secara Bertahap
Peningkatan Umpan Bahan secara bertahap: Setelah peralatan berjalan dengan lancar dalam keadaan kosong, mulailah memberi makan sejumlah kecil material ke dalam pabrik dan secara bertahap meningkatkan laju umpan. Ini memastikan pabrik dapat menangani materi tanpa kelebihan beban.
Pemantauan Beban: Pantau beban pada Raymond Mill Motor selama uji coba. Jika motor menggambar arus yang berlebihan, itu bisa menunjukkan masalah dengan umpan material atau komponen internal.
Instalasi dan commissioning pabrik Raymond memerlukan perhatian yang cermat terhadap detail untuk memastikan pabrik beroperasi secara efisien dan aman. Dengan mengikuti prosedur instalasi yang tepat, memeriksa sistem listrik dan pelumasan, Anda dapat memastikan bahwa Raymond Mill berfungsi secara optimal dan mencapai kapasitas produksi dan kualitas produk yang diinginkan.

